SerambiMuslim.com - Membaca Surat Yasin tiga kali menjadi salah satu amalan yang populer dilakukan umat Islam pada malam 1 Muharram atau malam Tahun Baru Hijriah.
Setiap bacaan Yasin biasanya disertai niat dan doa yang berbeda, mulai dari memohon keberkahan umur, perlindungan dari musibah, hingga kelapangan rezeki.
Amalan ini bukan berasal dari hadits yang secara khusus menganjurkan pembacaan Yasin tiga kali pada malam 1 Muharram. Tradisi tersebut berkembang dari anjuran para ulama sebagai bentuk memperbanyak amal saleh dan doa kepada Allah SWT.
Pengasuh LPD Al Bahjah, Buya Yahya, menjelaskan bahwa membaca Surat Yasin pada malam 1 Muharram diperbolehkan selama tidak dinisbatkan sebagai amalan yang secara khusus diajarkan Rasulullah SAW.
Menurutnya, siapa pun boleh memperbanyak bacaan Alquran, termasuk Surat Yasin, sebagai bentuk ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
"Kalau ada orang mengatakan kepada santrinya untuk membaca Yasin beberapa kali sebagai amalan kebaikan, tidak masalah. Yang tidak boleh adalah mengatasnamakan Rasulullah SAW jika memang tidak ada dalil khususnya," ujar Buya Yahya dalam salah satu ceramahnya.
Pandangan serupa juga disampaikan Sayyid Muhammad bin Ali bin Abbas Al-Maliki dalam kitab Ma Dza fi Sya'ban. Ia menjelaskan bahwa membaca Surat Yasin tiga kali, 30 kali, 100 kali, bahkan mengkhatamkan Alquran diperbolehkan selama dilakukan dengan ikhlas dan tidak diyakini sebagai ibadah khusus yang disyariatkan untuk tujuan tertentu.
Menurutnya, tidak ada larangan mengiringi amal saleh dengan doa dan harapan, baik untuk kebutuhan agama maupun urusan dunia.
Pilihan Lain